بِإِسْنَادِ شُعْبَةَ مِثْلَهُ زَادَ ثُمَّ إِنَّ الْحَسَنَ نَسِيَ هَذَا الْحَدِيثَ فَكَانَ يَقُولُ لَا يُقْتَلُ حُرٌّ بِعَبْدٍ
4517.
Dari Samurah... dengan sanadnya yang serupa. Dan menambahkan, "Kemudian
sesungguhnya Al hasan (perawinya) lupa dengan hadits ini, bahwa ia
telah menyebutkan, 'Tidak dibunuh seorang yang merdeka dengan hamba
sahaya'." Shahih Maqthu'
عَنْ الْحَسَنِ قَالَ لَا يُقَادُ الْحُرُّ بِالْعَبْدِ
4518. Dari Hasan, dia berkata, "Seorang yang merdeka tidak dikenai qishash karena (membunuh) seorang hamba sahaya. Shahih Maqthu'
عَمْرُو بْنُ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ جَاءَ
رَجُلٌ مُسْتَصْرِخٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فَقَالَ جَارِيَةٌ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ وَيْحَكَ مَا لَكَ
قَالَ شَرًّا أَبْصَرَ لِسَيِّدِهِ جَارِيَةً لَهُ فَغَارَ فَجَبَّ
مَذَاكِيرَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
عَلَيَّ بِالرَّجُلِ فَطُلِبَ فَلَمْ يُقْدَرْ عَلَيْهِ فَقَالَ رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اذْهَبْ فَأَنْتَ حُرٌّ فَقَالَ
يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى مَنْ نُصْرَتِي قَالَ عَلَى كُلِّ مُؤْمِنٍ
أَوْ قَالَ كُلِّ مُسْلِمٍ
قَالَ
أَبُو دَاوُد الَّذِي عَتَقَ كَانَ اسْمُهُ رَوْحُ بْنُ دِينَارٍ قَالَ
أَبُو دَاوُد الَّذِي جَبَّهُ زِنْبَاعٌ قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا
زِنْبَاعٌ أَبُو رَوْحٍ كَانَ مَوْلَى الْعَبْدِ
4519. Dari Abdullah bin 'Amr bin Al 'Ash, ia berkata,
"Seorang lelaki datang sambil berteriak meminta tolong kepada
Rasulullah SAW dan berkata, 'Hamba sahaya perempuannya wahai
Rasulullah!' Beliau berkata, 'Celaka kamu, apa yang terjadi padamu.' Ia
menjawab, 'Kenistaan.' Ia memperlihatkan kepada tuannya seorang hamba
sahaya perempuan miliknya dan kemudian tuannya menggaulinya, maka ia
memotong kemaluannya. Maka Rasulullah SAW berkata, 'Datangkanlah
laki-laki itu kepadaku.' Maka ia mencarinya dan tidak menemukannya,
kemudian Rasulullah SAW berkata, "Pergilah, sesungguhnya kamu telah
merdeka.' Ia bertanya, 'Wahai Rasulullah, atas nama siapa pembelaan aku
ini?' Beliau menjawab, ''Atas semua orang mukmin —atau beliau berkata—,
'Semua orang muslim'."
Abu Daud berkata, "Budak yang dimerdekakan bernama Rauh Abu Dinar."
Abu Daud berkata, "Orang yang memotongnya adalah Zinba'."
Abu Daud berkata, "Zinba' Abu Rauh adalah hamba sahaya tersebut." Hasan: Ibnu Majah (2685)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar