Rabu, 04 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab DIYAT 30. Tanah Berpasir, Tambang dan Sumur adalah Sia-sia



أَبَا هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَجْمَاءُ جُرْحُهَا جُبَارٌ وَالْمَعْدِنُ جُبَارٌ وَالْبِئْرُ جُبَارٌ وَفِي الرِّكَازِ الْخُمْسُ

قَالَ أَبُو دَاوُد الْعَجْمَاءُ الْمُنْفَلِتَةُ الَّتِي لَا يَكُونُ مَعَهَا أَحَدٌ وَتَكُونُ بِالنَّهَارِ لَا تَكُونُ بِاللَّيْلِ

4593. Dari Abu Hurairah RA, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, '''Tanah berpasir lubangnya sia-sia, tambang adalah sia-sia dan sumurpun sia-sia, adapun harta yang terpendam harus dikeluarkan zakatnya seperlima. " Abu Daud berkata, "Al Ajma maksudnya adalah tanah yang gersang yang tidak dihuni oleh seorang pun pada siang hari dan bukan pada malam hari." Shahih: Ibnu Majah (2673)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar