أَبَا هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُ عَنْ
رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَجْمَاءُ
جُرْحُهَا جُبَارٌ وَالْمَعْدِنُ جُبَارٌ وَالْبِئْرُ جُبَارٌ وَفِي
الرِّكَازِ الْخُمْسُ
قَالَ
أَبُو دَاوُد الْعَجْمَاءُ الْمُنْفَلِتَةُ الَّتِي لَا يَكُونُ مَعَهَا
أَحَدٌ وَتَكُونُ بِالنَّهَارِ لَا تَكُونُ بِاللَّيْلِ
4593. Dari Abu Hurairah RA, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, '''Tanah
berpasir lubangnya sia-sia, tambang adalah sia-sia dan sumurpun
sia-sia, adapun harta yang terpendam harus dikeluarkan zakatnya
seperlima. " Abu Daud berkata, "Al Ajma maksudnya adalah tanah yang gersang yang tidak dihuni oleh seorang pun pada siang hari dan bukan pada malam hari." Shahih: Ibnu Majah (2673)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar