عَنْ أَنَسٍ أَنَّ
جَارِيَةً وُجِدَتْ قَدْ رُضَّ رَأْسُهَا بَيْنَ حَجَرَيْنِ فَقِيلَ لَهَا
مَنْ فَعَلَ بِكِ هَذَا أَفُلَانٌ أَفُلَانٌ حَتَّى سُمِّيَ الْيَهُودِيُّ
فَأَوْمَتْ بِرَأْسِهَا فَأُخِذَ الْيَهُودِيُّ فَاعْتَرَفَ فَأَمَرَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُرَضَّ رَأْسُهُ
بِالْحِجَارَةِ
4527.
Dari Anas, bahwa ada seorang hamba sahaya perempuan yang ditemukan
kepalanya telah hampir remuk di antara dua batu, maka ditanyakan
kepadanya, "Siapa yang melakukan ini padamu? Apakah si Fulan atau si
Fulan? Sehingga disebutkan nama seorang Yahudi." Hamba sahaya itu
memberi isyarat dengan kepalanya! Maka orang Yahudi itu ditangkap
kemudian ia mengakui perbuatannya, lalu Rasulullah SAW memerintahkan
agar kepalanya diremukkan dengan batu pula. Shahih: Ibnu Majah (2666-5665): Muttafaq 'Alaih.
عَنْ أَنَسٍ أَنَّ
يَهُودِيًّا قَتَلَ جَارِيَةً مِنْ الْأَنْصَارِ عَلَى حُلِيٍّ لَهَا
ثُمَّ أَلْقَاهَا فِي قَلِيبٍ وَرَضَخَ رَأْسَهَا بِالْحِجَارَةِ فَأُخِذَ
فَأُتِيَ بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَ بِهِ
أَنْ يُرْجَمَ حَتَّى يَمُوتَ فَرُجِمَ حَتَّى مَاتَ
4528.
Dari Anas, bahwa seorang Yahudi telah membunuh seorang hamba sahaya
perempuan dari kaum Anshar karena ingin mengambil perhiasannya dan
melemparkan jasadnya di sebuah sumur serta memecahkan kepalanya dengan
batu. Lalu ia ditangkap dan perkaranya diserahkan kepada Nabi SAW,
kemudian beliau memerintahkan untuk merajamnya sampai mati, maka ia pun
dirajam sampai mati. Shahih:An-Nasai (4044 - 4445): Muttafaq 'Alaih.
عَنْ هِشَامِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ جَدِّهِ أَنَسٍ أَنَّ
جَارِيَةً كَانَ عَلَيْهَا أَوْضَاحٌ لَهَا فَرَضَخَ رَأْسَهَا يَهُودِيٌّ
بِحَجَرٍ فَدَخَلَ عَلَيْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ وَبِهَا رَمَقٌ فَقَالَ لَهَا مَنْ قَتَلَكِ فُلَانٌ قَتَلَكِ
فَقَالَتْ لَا بِرَأْسِهَا قَالَ مَنْ قَتَلَكِ فُلَانٌ قَتَلَكِ قَالَتْ
لَا بِرَأْسِهَا قَالَ فُلَانٌ قَتَلَكِ قَالَتْ نَعَمْ بِرَأْسِهَا
فَأَمَرَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُتِلَ
بَيْنَ حَجَرَيْنِ
4529.
Dari Anas, bahwa seorang hamba sahaya perempuan memiliki perhisan dari
perak, kemudian seorang Yahudi memukul kepalanya dengan batu. Lalu
Rasulullah SAW mendatanginya pada akhir sisa hidupnya,
"Siapa yang membunuhmu? Apakah si Fulan yang membunuhmu? Ia menjawab,
"Tidak." Dengan isyarat kepalanya. Beliau bertanya lagi, "Siapa yang
membunuhmu? Apakah si Fulan yang membunuhmu?" Ia menjawab sambil memberi
isyarat kepalanya, "Tidak." Beliau bertanya, "Apakah si Fulan yang
membunuhmu?" Ia menjawab, "Ya," dengan isyarat kepalanya. Kemudian
Rasulullah SAW memerintahkan untuk menangkapnya (orang Yahudi tersebut)
dan dibunuh di antara dua batu. Shahih: Ibnu Majah (2666): Muttafaq 'Alaih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar